Masih tersisa cerita saudara-saudara. Kisah kecil sebelum perjalanan kami berakhir. Seperti yang saya ceritakan sebelumnya kalau sebelum keberangkatan kami hujan turun. Chris menyarankan kami untuk menggunakan ojek motor ke terminal dan naik bus ke bandara daripada naik taksi yang bisa mencapai 400 baht per orang. Mengikuti sarannya, kami mencari ojek motor di pinggir jalan. Menurut jadwal, bus akan berangkat sekitar pukul 15.30 waktu setempat. Saya mengintip jam tangan, sudah 15.10, kami harus segera mendapatkan ojek. Ada seorang tukang ojek, setelah tawar menawar dia minta bayaran 40 baht per orang. Kami mengiyakan, tetapi ternyata dia ingin membonceng kami berdua di atas motornya. Gila pikir saya. Di tengah perdebatan kami meminta ia mencari tukang ojek lainnya, sebuah mobil berjalan mendekat dengan jendela belakang terbuka. Seorang pria menyembulkan kepalanya dan berteriak “Do you know the road to bus station?” tanya dia. “ Yes we do! Can we hope in to your car, i...