Skip to main content

Posts

Showing posts with the label dari lapangan

Journalist's Cryptonite*

What is the relationship between journalists and superheroes? What do Superman and Spiderman have in common? That’s right, they are both journalists. I never understood why these superheroes were journalists, of all professions. Since I studied journalism at college in Indonesia, I found out the reason. My friends and I were indoctrinated with the thought that journalists carry out a noble profession. Why? We are delivering news, or as some say, the truth. We watch the government, you can’t do anything wrong or we are going to expose it. Why do we that? Because we work for people rights, the minority, those who suffered and et cetera. Isn’t it cool to be a journalist? We carry the truth on our shoulders. We, journalists, are almighty. But are we really? I you ask me, I’ll say no. I started my profession as a journalist circa 2011. Young. Barely knew anything. But, believe me, I don’t feel like I have superpowers at all. Why? We surrounded with kryptonite. Our “gr...

diduga jadi-jadian

baiklah. agar pikiran agak sedikit tenang ada baiknya saya cerita di sini selain cerita kepada teman-teman lain. sudah saya jelaskan bagaimana campur aduknya perasaan saya kalau pergi meliput beriringan dengan sekawanan wartawan bodrex di tulisan sebelumnya . nah, sekarang saya ceritakan pengalaman, yang menurut saya cukup menarik (bagi saya) untuk diceritakan. saya sedang di sebuah press conference sebuah perusahaan properti, tiba-tiba ponsel bergetar. "Ada public expose perusahaan otomotif pukul 2 siang di kantornya. datang ke sana, ya". itu kalimat perintah dari atasan saya. "oke. siap meluncur," balas saya. setelah acara pertama rampung, saya tanya ke sejumlah teman dari media lain apakah mereka akan datang ke acara perusahaan otomotif tersebut. serentak mereka menggelengkan kepala menjawab pertanyaan. dan, saya pun mulai paranoid. " what a great job, covering a big company without any companion! " dengan agak was-was saya pun datangi acara tersebu...

obat sakit kepala

masih segar dalam ingatan, saat seorang teman yang berprofesi sebagai jurnalis uring-uringan karena harus meliput bareng dengan wartawan bodrex. apa itu wartawan bodrex? ini hanya istilah, saya tidak tahu asal-usulnya, yang merujuk pada "wartawan" yang tidak memiliki media, datang untuk ambil "uang jalan" yang disediakan oleh penyelenggara acara, atau sekadar numpang makan. semua deskripsi itu hanya kesimpulan saya dari cerita si tema pewarta saat itu, saya cuma berpikir teman saya bereaksi berlebihan. toh, orang-orang itu datang untuk ambil apa saja yang bisa diambil oleh mereka. toh, memang penyelenggara menyediakan. "Apa yang salah?" pikir saya saat itu. Ternyata benar, kita baru bisa memahami lebih jauh saat mengalaminya sendiri. pengalaman pertama pergi liputan dengan sejumlah bodrex di sebuah hotel di kawasan Sudirman, Jakarta, say a, terus terang, tidak merasa risih sama sekali. justru muncul rasa iba. kawanan bodrex yang saya lihat adalah pria-w...