Einstein benar, waktu sangat relatif. Saya baru saja menyelesaikan perjalanan delapan hari di tiga negara. Singkat memang, tapi rasa yang saya dapat sungguh menggunung. Delapan hari terakhir mungkin saya tidak mengunjungi tempat-tempat menarik seperti orang lain, tapi tempat biasa yang saya kunjungi cukup membuat perasaan campur aduk. Perjalanan kali ini, kalau mau mengutip pernyataan teman, adalah sebuah komitmen. Bukan sekali tapi sudah beratus kalikata terucap tapi tidak satupun terlaksana. Untungnya rencana kali ini nyata. Bermula dari Vietnam, berlanjut ke Kamboja, dan Berakhir di Thailand. Seharusnya saya kembali dengan sumringah tetapi justru air mata yang menetes. Tidak terasa semuanya selesai. Sebenarnya delapan hari bagi ukuran pekerja asli Indonesia macam saya sudah lebih dari cukup, tetapi masih belum rela mengakhiri rangkaian perjalanan kali ini. Awalnya tidak ada perasaan wah yang ingin didapat dari tur singkat ini, tetapi ternyata banyak hal yang saya dapat. Bukan ...