Skip to main content

When The Journey Started

Einstein benar, waktu sangat relatif. Saya baru saja menyelesaikan perjalanan delapan hari di tiga negara. Singkat memang, tapi rasa yang saya dapat sungguh menggunung. Delapan hari terakhir mungkin saya tidak mengunjungi tempat-tempat menarik seperti orang lain, tapi tempat biasa yang saya kunjungi cukup membuat perasaan campur aduk.

Perjalanan kali ini, kalau mau mengutip pernyataan teman, adalah sebuah komitmen. Bukan sekali tapi sudah beratus kalikata terucap tapi tidak satupun terlaksana. Untungnya rencana kali ini nyata.

Bermula dari Vietnam, berlanjut ke Kamboja, dan Berakhir di Thailand. Seharusnya saya kembali dengan sumringah tetapi justru air mata yang menetes. Tidak terasa semuanya selesai. Sebenarnya delapan hari bagi ukuran pekerja asli Indonesia macam saya sudah lebih dari cukup, tetapi masih belum rela mengakhiri rangkaian perjalanan kali ini.

Awalnya tidak ada perasaan wah yang ingin didapat dari tur singkat ini, tetapi ternyata banyak hal yang saya dapat. Bukan hanya tempat yang kami kunjungi tetapi juga orang yang kami temui. "Jebakan" di apartemen Jon, keramahan Mrs. Long, pekerjaan meaningfull Merry-Lyn, "kesempurnaan" Maarten, senyum manis Jeremy, keceriaan Pablo, ambisi Eri, spontanitas Julie juga Andy, dan kesendirian Chris.

Delapan hari terpadat oleh cerita.

Published with Blogger-droid v2.0.4

Comments

Popular posts from this blog

Di Puncak Tangga

Tik..tok..tik..tok... Enggak berasa nih kawan, dah hampir kelar semester tujuh. Semester delapan tinggal beberapa waktu lagi masuk ke dalam kehidupan kita. Dapat dipastikan dengan masuknya semester delapan kita makin sibuk dengan urusan masing-masing. Yang kecil pasti sibuk dengan urusan job tre-nya. Yang cowok pun sepertinya demikian. Yang jilbab gw kurang ngerti neh dia sibuk job tre, kuliah, atau keduanya. Sedangkan jilbab yang lain pasti sibuk dengan organisasinya dan dibantu oleh si pasangan hidupnya. Teman sejawatnya. Sedangkan yang gingsul, rambut panjang, rambut pendek kaca mata, dan gw pasti sibuk dengan kuliah dan job tre. Kalau gw sih ada tambahannya, yaitu bersenang-senang. Hehehe...aku akan menikmati semester besok yang tidak banyak kuliah. Yihaa....setidaknya dengan sedikit kuliah gw bisa mengerjakan sesuatu yang gw dah dari dulu pengen dilakuin. Asik..asik... Tetapi yang jadi masalah gw mesti bersenang-senang sama siapa. Toh, lo semua aja mungkin sibuk dan entah ada di m...
"Dear boys, be the guy you would want your daughter to be with." .: unknown :. Me: the question is what if the boy doesn't want any kid? Her: let's the universe conspire to help us stay away from that kind of boy

Luisa Lust

the moment when you feel like sharing the same situation with Luisa Contini. The moment when thing you thought special and only for you, but you shared it with others.