Skip to main content

simply memory

kemarin baru saja berbincang dengan seorang teman.
dia : ngapain online malem-malem?
saya: biasalah, cari teman ngobrol
dia : ada yang lain ga?
saya: ah, apa maksudnya?
dia : ada anak KKN lain yang diajak ngobrol ga selain gw?
saya: hoo,,,ga ada. cuma lo doang.

percakapan sekejap mata itu membuat saya segera menghidupkan Otoy (laptop saya) dan langsung menyusri direktori tempat menyimpan memori masa itu. beruntung masih ada sejumlah foto dari masa itu yang tersisa. tidak banyak gambar diam yang tersisa, tetapi cukup lumayan untuk "menyedot" saya ke masa lalu. rangkaian gambar tak bergerak itu berhasil membuat saya tersenyum semalam.

apa kabar kalian saat ini kawan?



Popular posts from this blog

Di Puncak Tangga

Tik..tok..tik..tok... Enggak berasa nih kawan, dah hampir kelar semester tujuh. Semester delapan tinggal beberapa waktu lagi masuk ke dalam kehidupan kita. Dapat dipastikan dengan masuknya semester delapan kita makin sibuk dengan urusan masing-masing. Yang kecil pasti sibuk dengan urusan job tre-nya. Yang cowok pun sepertinya demikian. Yang jilbab gw kurang ngerti neh dia sibuk job tre, kuliah, atau keduanya. Sedangkan jilbab yang lain pasti sibuk dengan organisasinya dan dibantu oleh si pasangan hidupnya. Teman sejawatnya. Sedangkan yang gingsul, rambut panjang, rambut pendek kaca mata, dan gw pasti sibuk dengan kuliah dan job tre. Kalau gw sih ada tambahannya, yaitu bersenang-senang. Hehehe...aku akan menikmati semester besok yang tidak banyak kuliah. Yihaa....setidaknya dengan sedikit kuliah gw bisa mengerjakan sesuatu yang gw dah dari dulu pengen dilakuin. Asik..asik... Tetapi yang jadi masalah gw mesti bersenang-senang sama siapa. Toh, lo semua aja mungkin sibuk dan entah ada di m...
"Dear boys, be the guy you would want your daughter to be with." .: unknown :. Me: the question is what if the boy doesn't want any kid? Her: let's the universe conspire to help us stay away from that kind of boy

Luisa Lust

the moment when you feel like sharing the same situation with Luisa Contini. The moment when thing you thought special and only for you, but you shared it with others.